Paduan amorf Zirkonium dengan elemen pemadu Al, Cu, Ni dibuat menggunakan metode “melt spinning”. Jenis kristalisasi paduan amorf meliputi kristalisasi polimorfi, primer dan eutektik.
Material dengan strutur nanometer dapat dibuat melalui ketiga jenis kristalisasi ini dengan mengontrol parameter proses yaitu temperature dan waktu pemanasan. Langkah pertama, material amorf diuji menggunakan Differensial Scanning Calorimeter (DSC) untuk mengetahui temperatur transisi gelas (Tg) dan temperature kristalisasi (Tx).
Paduan dipanaskan dengan temperatur dan waktu sesuai Tg dan Tx yang telah diketahui. Paduan yang telah dipanaskan dikarakteriasasi menggunakan difraksi sinar X (XRD) untuk mengetahui fasa yang terbentuk dan ukuran kristal dalam orde nanometer menggunakan mikroskop electron transmisi (TEM).

